Sebuah Cermin

Terpatri pada cermin hadiah ulang tahun

Menyoroti seluruh tubuh tanpa segan
Berbisik dalam sunyi penuh ejekan
Meraba setiap jengkal dipenuhi keajaiban
Peri-peri datang dengan sayap bersinar
Bersenandung lirih mengirim doa-doa
Cermin memantulkan bayangan kebusukan
Mendengar raungan menatap tangisan tanpa kasihan
Air mata berderai-derai
Peri-peri mulai pulang ketika senja
Cermin tetap mengejek layaknya setan
Membiarkan penggunanya terpasung dengan Tuhannya

Comments

Paling banyak dibaca