Semoga Sejenak Saja

Di balik dinding,
kupenjarakan diriku.

Matahari kuabaikan.
Sepi kucumbu hingga melekat.

Aku tak kenal sepi.

Kuhindari tatapan manusia.
Aku berteman diri sendiri saja.

Cukup.

Biarkan dunia menyembunyikanku,
dari hiruk pikuk manusia bajingan,
yang seolah tak tercipta karena Tuhan.

Biar.

Biarkan aku begini sejenak.

Hatiku kini sedang menyusut,
di hadapan dunia yang biadab ini.

Comments

Paling banyak dibaca