Cerpen: Pemeran Utama itu Bernama Renata

12:10 AM

Cerpen ini diambil dari sisi Dewata, baca dulu cerpen sebelumnya di sini kemudian di sini.

***

Hujan rintik-rintik menyelimuti semesta sore ini. Dewata masih berkutat dengan laptopnya, melihat dan mengedit hasil karyanya berupa foto. Sengaja ia memilih sebuah cafe bernuansa romantis dengan maksud mencari ketenangan dan inspirasi-inspirasi tidak tertebak. Cafe yang ia singgahi begitu tenang, dimana musik-musik slow menguasai ruangan. Bukan cafe tempat nongkrong anak-anak muda yang penuh dengan gelak tawa, melainkan cafe yang berisi hampir setengah pengunjungnya sibuk dengan laptop masing-masing. Sisanya, beberapa pasang kekasih sedang memadu kasih, tengah dimabuk asmara.

Dewata adalah seorang fotografer. Bergerak bebas kemanapun ia suka dengan membawa kamera kesayangannya. Ia memiliki galeri foto sendiri yang cukup sukses. Kali ini dia sibuk mengamati karya terbarunya, setelah berhasil mencapai puncak Gunung Rinjani. Ia tersenyum puas dengan foto-foto yang berhasil ditangkap oleh lensa kameranya.

"....Your words in my head, knives in my heart

You build me up and then I fall apart
'Cause i'm only human.."


Suara galau Christina Perri memecah fokus Dewata. Lagu Human pernah ia senandungkan dua bulan yang lalu, ketika mengetahui perempuan bernama Renata yang dicintainya menjadi milik laki-laki lain. Laki-laki yang kini bersama Renata bukan Julian. Dewata sendiri tidak menyangka jika Julian juga berniat pergi dari hidup Renata. Kursor laptop digerakkan Dewata pada sebuah folder berjudul “Laut”. Ada 433 foto di dalam folder tersebut. Foto-foto tersebut berisi tentang ombak, pasir, pagi, dan senja yang kemudian menjelma menjadi sesosok perempuan. Foto Renata adalah karya maha agung milik Dewata. Meski raga Dewata berjalan kemana-mana, pikirannya hanya menuju satu orang perempuan yang belum sempat dimilikinya. Dewata mengurut kembali awal pertemuannya dengan Renata beberapa tahun lalu, hingga akhirnya bisa lebih dekat dengan  Renata enam bulan lalu. Dewata juga tidak pernah lupa, bahwa akhirnya ia memilih lari dari Renata karena tidak ingin terjebak kisah cinta segitiga yang begitu rumit. Dewata masih bertanya-tanya jika hatinya mencintai Renata, pun Renata sebaliknya, mengapa mereka tetap tidak bisa bersama. Dewata masih berpikir keras mengapa selalu ada hal yang membuat mereka tak menjadi satu.
Satu-satunya komunikasi yang terjalin antara Dewata dan Renata terjadi saat Dewata mengetahui Renata memiliki kekasih baru. Renata berkata ia sudah menyakiti hati dua laki-laki sekaligus: Dewata dan Julian. Jika akhirnya keduanya pergi, Renata mengakui itu adalah hal yang wajar. Yang tidak wajar adalah ketika Renata memutuskan tidak move on dan menunggu yang tak pasti. Sehingga ketika ada seorang laki-laki yang tak hanya memberinya cinta melainkan kepastian, Renata tidak ragu lagi.

Suara Christina Perri sudah digantikan oleh Miley Cyrus yang bernyanyi lagu berjudul I Hope You Find It.
Dewata kembali pada alam sadarnya.
Ia tersadar, selama ini tak memberi kepastian pada Renata. Ternyata, cinta saja tidak pernah cukup.

“Maaf, kita tidak berjalan bersisian.”


Dewata memencet tombol send di handponenya. Menjawab pesan singkat Renata dua bulan lalu yang tak dibalasnya. Memang terlalu terlambat, tetapi setidaknya Dewata kini memberi Renata kepastian. Bahwa ia mencintai Renata, hanya saja memutuskan tidak bersamanya.

***

Cerpen ditujukan untuk sahabat terkasih Tondo dengan dukungan luar biasa dari Aini.

You Might Also Like

0 komentar

Berikan komentarmu untuk tulisan ini, yuk!

Subscribe