Hello and Goodbye, August!

12:46 AM

Sudah lewat tengah tahun.

Bulan Agustus berlalu begitu saja tanpa sempat meresapi momen pergantian umur saya.

((( MERESAPI )))

HASIK.

Syariah version from salah satu perempuan jenius di Indonesia. Semoga saya beneran bisa hijrah seperti gambar ini :D
 
Bagi sebagian besar orang, ulang tahun adalah momen istimewa yang harus digembar-gemborkan setiap tahunnya. Ya nggak munafik, saya pun sempat menjadi salah satu penganut aliran itu. Tapi sejak menginjak kepala dua, saya mengalami love-hate relationship sama ulang tahun sendiri. Saya nggak mau jadi tua, tapi selalu suka momen ulang tahun datang.
PFFFTT.

JADI MAUNYA APA.

Waktu masih umur belasan (INI BERASA UDAH TUA BANGET), momen menjelang ulang tahun selalu mendebarkan. Biasa sih anak alay, pengen tahu pas ulang tahun dapat kejutan dan hadiah apa saja. Tapi hidup ini kan nggak pernah sesuai apa yang sudah kita bayangkan sambil merem melek. Karena kadang-kadang saya ngarepnya begini, dapetnya begitu pas ulang tahun. Tapi mostly sih menyenangkan. Eh nggak. Tapi sangat sangat menyenangkan!

Untuk tahun 2016 ini, momen ulang tahun saya terlewat begitu saja. Karena dalam beberapa bulan terakhir saya lumayan sibuk (masuk kategori sibuk karena pas kuliah nggak pernah sibuk walaupun tugas penelitian ke mana-mana), sampai lupa ulang tahun teman-teman bahkan ulang tahun sendiri. Jadi, beberapa hari sebelum ulang tahun tuh saya baru sadar kalau mau tambah umur. Ini bener-bener pertama kali dalam hidup saya nggak excited menyambut ulang tahun. Malu gitu, udah semakin tua tapi belum jadi apa-apa (emang mau jadi apa) (jadi Sailor Moon ya). Jadi waktu mau tambah umur, seperti tahun-tahun sebelumnya, saya langsung matiin semua notifikasi ulang tahun di media sosial. Selama belum jadi anggota DPR, ulang tahun saya nggak penting.

#DukungElgaJadiAnggotaDPRYangAmanah

#ElgaUntukIndonesiaYangLebihBaik

Kenyataan bahwa sekarang saya tinggal di Jogja lagi di saat orang-orang tersayang sudah nggak di kota ini tuh cukup menyakitkan. Jadi untuk momen ulang tahun kali ini ya saya nggak punya harapan apapun. Semua notifikasi di media sosial juga udah mati. Setidaknya saya bisa tahu siapa yang bener-bener inget sama saya lah ya ((( LICIK ))). HAHAHA nggak kok. Saya nggak pernah baper sama teman-teman (bahkan termasuk deket) yang nggak inget tanggal ulang tahun saya atau kelewat sampai tanggal terakhir di bulan Agustus (seriusan, nggak jarang teman-teman mengalami kebingungan ulang tahun saya tanggal 30 atau 31. Bahkan tuh ada yang tetap salah paham dan rutin ngucapin setiap tanggal 31 tapi saya nggak meluruskan hal itu HAHAHAHAHA). Nggak mungkin kan saya mengharapkan ucapan kalau saya juga nggak mengucapkan selamat ulang tahun buat mereka. But seriously, saya adalah tipe orang yang hafal ulang tahun teman-teman dekat bahkan yang cuma pernah dekat aja. Mulai dari teman SD, SMP, SMA, bahkan tetangga rumah. Tapi saya jarang ngucapin. HAHAHA iya saya sengeselin itu. Kaya beberapa bulan terakhir ini, banyak teman-teman dekat yang ulang tahun dan saya nggak mengucapkan selamat. Padahal inget, sadar kalau hari ini tuh dia ulang tahun. Nggak ngerti lagi sama jalan pikiran sendiri.
Tapi, saya sangat berterima kasih. Di tengah kelalaian saya mengucapkan ulang tahun kepada teman-teman dan di saat tidak ada notifikasi apapun di media sosial, masih banyak teman-teman yang ingat ulang tahun saya. Masih banyak yang dengan sukarela meluangkan waktu buat ngasih ucapan, doa-doa, harapan-harapan baik, dan berbagai editan foto atau video buat saya (dan editan foto nih rutin banget tiap tahun, teman-teman saya sangat kreatif!). Sedangkan yang saya kasih ke mereka cuma bully-an dan kejahilan yang bikin mereka pengen banget nonjok saya tapi menahan diri karena gimanapun saya temennya

*Kecup basah satu-satu*

*Yang mau muntah silakan*

Thanks to sohib lambe turah sejak zaman skripsi!

Ketika beberapa hari setelah ulang tahun, ada salah satu teman yang kebetulan juga sama-sama di Jogja datang ke kos 20 menit sebelum saya berangkat kerja dengan membawa kue ulang tahun. Dia tuh yang udah usaha banget pengen ketemu tapi kesibukan saya hari-hari itu bikin kita nggak bisa ketemu. Saking gemesnya, dia nekat ke kosan padahal tahu saya udah mau pergi banget. Jadi kita cuma sempet foto dan melakukan perayaan super singkat.

Malamnya, saya merenung.

Saya nggak pernah berharap apapun di ulang tahun kali ini, bahkan sekadar ucapan karena saya nggak menyebarkan aroma-aroma kalau lagi ulang tahun. Tahu sendiri kan ya saat  media sosial kamu nggak menyebarkan pada dunia kalau hari itu kamu sedang ulang tahun dan kamu juga nggak posting apapun di sana, ya kamu bisa berekspektasi kalau nggak akan ada yang inget (guys, kehidupan zaman ini tuh beneran bergantung banget pada media sosial). Tapi dengan masih banyaknya ucapan yang masuk dan telepon-telepon dari orang tersayang meski tanpa kejutan langsung membuat saya terharu. Telepon dari Bapak Ibu salah satunya. Setiap lagi LDR Bapak Ibu suka telepon dan sok-sok misterius mau kasih hadiah. Pokoknya di awal bilang rahasia tapi ujungnya nggak tahan buat kasih tahu hadiahnya. Er...

Kilas balik tahun-tahun sebelumnya, saya jadi tersadar untuk sering-sering bersyukur karena ternyata selalu ada kue ulang tahun setiap bulan Agustus tiba. Dan nggak dari teman-teman yang itu-itu aja, tapi bergantian (KESANNYA PUNYA BANYAK TEMEN AJA ELAH). Jadi inget kejutan lima tahun lalu, saat ada tiga orang teman kampret yang dateng ke rumah tepat jam 12 malam, parkir mobil bener-bener di jalan dan nutupin akses jalan demi nggak ketahuan (untung tengah malam) yang bikin kaget karena pakai baju tidur, sarung, dan mukena. Atau momen ulang tahun pas KKN yang dirayain di tengah panggung dangdut banget Ya Allah untung saya nggak disawer (YA GR BANGET SIAPA JUGA YANG MAU NYAWER). Mengingat berbagai kejutan yang disiapkan teman-teman dari tahun ke tahun membuat saya bersyukur sama Allah. Alhamdulillah, saya diberikan teman-teman yang baik.


Klik video ulang tahun dari keluarga KKN di panggung dangdut dua tahun lalu.


23 tahun tentu bukan umur yang dikatakan remaja lagi meski saya sih masih alay-alay aja. Yes, belakangan ini saya memang sering ngata-ngatain diri sendiri alay. Karena sejak dituntut jadi wanita inspiratif di kerjaan sekarang, saya tersadar kalau saya ini sebenarnya hanya remaja nanggung yang alay. Jadi selama ini temen-temen ngatain saya alay tuh ada benernya juga tho. Hahaha istighfar Elga istighfar. Etapi saya nggak alay dengan jadi pengendara motor yang suka ngambil jalan di trotoar, nggak pakai helm, nerobos lampu merah, atau pencet klakson pas lampu merah baru banget ganti jadi hijau loh ya. In sha allah, saya warga negara taat aturan.

#DukungElgaJadiAnggotaDPRYangAmanah

#ElgaUntukIndonesiaYangLebihBaik

Karena ulang tahun saya selalu ada di deket-deket pertengahan tahun (ya emang tanggal ulang tahun kamu ganti-ganti, gitu?), harusnya sih setiap momen ulang tahun saya bisa review beberapa bulan ke belakang buat dijadikan pembelajaran untuk beberapa bulan ke depan. Iya. Semoga aja. In sha allah ya, jamaah.

Yang jelas, momen ulang tahun selalu punya cerita masing-masing dan semuanya membuat saya selalu bersyukur. Bahkan ketika tahun 2016 ini saya merasa sepi di kota yang pernah membuat hidup saya ramai, tetap ada banyak orang yang peduli sama saya di luar sana.

*lap air mata*

To all my fans and haters friends, terima kasih untuk tahun ini! Semoga doa dan harapan baik kalian dikabulkan Allah. Biar saya jadi pribadi yang lebih baik lagi buat diri sendiri, keluarga, jodoh, negara, dan kalian semua tentunya. Saya nggak bisa memasukkan semua kebaikan berupa hadiah ataupun editan foto lainnya dalam tulisan ini (karena isinya aib semua) dan nggak tahu juga cara membalasnya. Tapi semoga doa-doa baik (harus di-bold doa baik karena lebih banyak doa ngeselinnya sih HAHA) yang sudah diberikan kembali pada sang pengirim

Tidak lupa saya bersyukur, karena mendapat hadiah tahunan lagi dari Allah: sebuah kehidupan.
 
*lap air mata lagi*

Btw, tahun ini nggak ada yang ngucapin semoga cepet move on seperti tahun-tahun sebelumnya nih?

BUAKAKAKAKAKKAKAKAKAKAKAKAKAK.

((( Masih suka memancing keributan )))
((( TOBAT ELGA TOBAT )))

You Might Also Like

0 komentar

Berikan komentarmu untuk tulisan ini, yuk!

Subscribe