Magelang Gemilang

11:44 PM

o teman dengan pemandangan air terjun yang cantik. Katanya, itu air terjun kedung kayang yang berada di Magelang. Maka berangkatlah saya ke Magelang tepat setelah ujian akhir semester berakhir.

Perjalanan menuju air terjun kedung kayang berliku dan tidak terlalu ramai. Layaknya air terjun pada umumnya, sesampainya di lokasi masih harus menempuh perjalanan yang cukup sulit untuk turun ke air terjunnya. Ada dua pilihan jalan, belok ke kiri untuk melihat air terjun dari atas dengan menuruni anak tangga yang sangat banyak, sedangkan untuk turun ke air terjun belok kanan lalu melewati jalan memutar yang sangat jauh. Karena tidak tahu dan tidak ada orang yang bisa ditanyai, saya nekat saja belok ke kiri, terus menuruni tangga sampai jalan mentok. Padahal saya tidak tahu apakah ada jalan untuk turun ke air terjun atau tidak, dan ternyata tidak ada. Maka dengan segala upaya, saya kembali ke atas, melewati puluhan anak tangga dan mengambil arah ke kanan. Jalanannya dipenuhi tanah dan batu. Cukup jauh karena harus memutar untuk sampai ke air terjunnya. Sialnya, karena bukan hari libur air terjun kedung kayang sepi. Setelah melewati perjalanan panjang dan hampir sampai, sejauh mata memandang hanya ada laki-laki yang sedang berenang. Dan saya memutuskan kembali ke atas dengan perasaan sedikit kecewa, karena saya haya bertiga dengan teman saya di antara banyak laki-laki di sana.


Belok kiri.

Belok kanan.


Perjalanan selanjutnya adalah menuju Ketep Pass. Ketep Pass tidak terlalu jauh dari air terjun kedung kayang namun kali ini jalanannya terus menanjak. Dingin mulai menusuk dan kabut mulai menemani. Beruntung, saat sampai di sana kabut belum menyelimuti pemandangan jadi saya bisa mengelilingi Ketep Pass dengan puas. Tapi saat menuju pulang kabut sudah menguasai, dan lampu motor saya redup. Nekat.


Ketep Pass

Dengan hati-hati motor terus melaju ditengah kabut. Sudah jam lima sore dan masih ada satu tujuan lagi: Alun-alun Magelang. Rintik hujan mulai turun, lalu menjadi sangat deras sesampainya di kota. Sembari menunggu adzan maghrib berlalu, saya berteduh. Setelah hujan tak terlalu deras, perjalanan dilanjutkan. Akhirnya, sampai di alun-alun Magelang yang sudah lama sekali ingin saya kunjungi. 


Alun-alun Magelang, dengan bau tanah sehabis hujan :)


You Might Also Like

0 komentar

Berikan komentarmu untuk tulisan ini, yuk!

Subscribe